awwa,, this is taecyeon,, 2pm

awwa,, this is taecyeon,, 2pm

Rabu, 30 November 2011

I love you 


Di hadapin oleh dua pilihan merupakan hal yang sulit, karena kita bisa sajah salah memilih jika kita tak berhati-hati, ini adalah kisah cinta sahabat saya, saya adalah Windy dan sahabat saya adalah keyren anak kelas satu SMA, dia lahir dari keluarga yang berada, dan kisah cinta dia berawal sejak dia bertemu dengan anak kelas tiga SMA, dia bukan orang yang kaya hanya saja dia memiliki hati yang sangat baik.
“Hey keyren”sapa saya “Hey”Jawab singkat keyren. “Gimana sama dia?”Tanya saya “Siapa… Andrio?”Jawabnya “Iya siapa lagi.. hahaha” “Entahlah aku juga bingung, kita memang selalu bersama layaknya seperti orang yang berpacaran, tetapi entah kenapa dia sangat cuek sama aku” “Oh, maaf kalau aku nanya seperti ini, aku pikir sekarang kalian sudah pacaran, karena kalian sudah enam bulan selalu bersama, kenapa kalian belum pacaran, masa iya, dia tidak suka sama cewe yang cantik dan berbakat sepertimu?” “Hahaha, kamu bisa saja, heemm itu andrio, aku kesana dulu ya, bye.”
“Heh, itulah keyren asal melihat andrio dia langsung menghampirinya, aku takut dia terlalu cinta sama andrio”
“Andrio”sapa keyren dan langsung duduk disampingnya “Hey, kamu ngapain, udah sana aku malu diliatin sama temen-temen aku”katanya “Kamu, kamu kok bicara seperti itu sih drio,sebenarnya apasih yang kamu mau, apa kamu ga pernah suka sama aku?”tanyanya dan langsung pergi karena malu telah membentak Andrio.
Semenjak itu keyren jadi selalu murung dia jarang tertawa, padahal selama sebulan saja sudah ada lima cowo yang nembak dia, tapi hatinya hanya untuk andrio. Aku suka kasian dengannya, dia sangat cinta mati dengan andrio. Sudah hampir seminggu dia kayak gini.

                                      ***
“Kayaknya disini ada seseorang yang lagi butuh selembar tissue, akan kuberikan jika dia mau mengambilnya”. Disitu keyren hanya bisa nunduk dan selalu menangis, dia lebih suka berada di tempat yang sepi.
“Matamu bengkak, menangislah dan jangan pernah kamu menahan perasaanmu, peluklah orang yang kamu sayang” “Trimakasih tissuenya”katanya singkat “Kumohon tinggalkanku”katanya sambil menunduk. “Takkan pernah, bisa aku meninggalkan orang yang pernah mengisi hatiku selama tiga tahun”. Mendengar kata-kata nya membuat keyren langsung mengangkat kepalannya dan melihat orang tersebut.
“K..a,,,ka,, kamu, kamu kok bisa disini?”kaget keyren “Tentu aku bisa disini apa kamu lupa, kalau aku akan selalu berada disampingmu” “Angga”katanya dan langsung memeluknya “Kamu kenapa. Kenapa kamu nangis?”tannya “Engga.. aku hanya ingin menangis saja” “Jangan bohong, kamu tau, kita udah bersama selama tiga tahun, jadi kamu jangan pernah bohongin aku” “Aku hanya ingin bersama dengan orang yang aku cinta”kata keyren “Tapi bukan berati kamu harus menangis mengurung diri seperti ini.”kata Angga dengan nada yang keras.
Angga adalah mantan pacar keyren dari kelas satu smp, dia juga anak yang lahir dari keluarga berada, hanya saja mereka putus karena saat lulus smp, Angga harus sekolah di Canada dan mengambil bisnis, karena dia mau meneruskan bisnis ayahnya.
Semenjak datangnya angga kembali ke Indonesia dan sekolah di sekolah punya Keyren, keyren jadi mulai bisa tersenyum kembali, mereka selalu bersama, tetapi tetap saja keyren tidak bisa melupakannya, sesekali dia selalu memperhatikan andrio.
“Hai ka andrio”sapa saya dan langsung pergi “Hay, tunggu”teriak andrio “Kenapa?”Tanya saya “Apa cowo disamping keyren itu adalah mantannya dulu, yang bernama angga?”Tanya andrio “Loh dari mana kaka tahu, kalo dia itu adalah mantanya, dan dari mana kaka tahu namanya?”Tanya kembali saya “Ya jelas saya tahu, saya tahu semua tentangnya” “Tapi bukannya kaka tidak mencintainya, kaka sangat cuek dengannya?” “Aku dulu sangat dekat dengannya bahkan sebelum aku tahu kalau dia adalah anak dari pemilik sekolah ini, dan aku berharap dia bisa jadi pacarku, tapi semenjak aku tau kalau dia punya mantan yang sangat tampan dan kaya, aku jadi mulai jauh, karena aku tidak pantas buatnya.” “Kaka salah, justru orang yang dia sayang itu cuman kaka, sekarang terserah kaka, kalau kaka sayang sama dia, rebutlah dia lagi”bentak saya dan langsung meninggalkannya

          ***
          “Anda yang bernama andrio?”Tanya angga “Apa anda punya urusan dengan saya?”Tanya andrio “Jadi kamu yang udah buat mantan yang saya cintai menangis?” “Kalau kamu sayang sama dia sebaiknya kamu menjaganya, bukan meninggalkannya”. Anggapun tak trima dengan kata-kata andrio, angga memukul pipi andrio, hingga merekapun berantem, hingga akhirnya keyren datang menghampiri mereka.
          “Angga, andrio, apa yang kalian lakukan?”Tanya keyren “Sebaiknya kamu jaga mantan kamu ini!”bentak andrio “Andrio, kamu kenapa sih?dulu kamu selalu ngebentak aku, kamu cuek sama aku, bahkan kamu tega mempermalukan aku didepan teman-teman kamu, sekarang kamu malah berkelahi dengan angga, ini buka andrio, andrio yang aku kenal bukan seperti ini, aku kecewa, aku kecewa pernah suka sama kamu”bentak keyren dan langsung pergi membawa angga keruang uks.
          “Apa kamu yakin dengan perkataan kamu tadi, apa kamu benar-benar menyesal pernah suka sama andrio?”Tanya angga. Keyren hanya bisa terdiam sambil mengobati angga.
          Dilain hal, andrio hanya bisa menyesal diapun pergi dengan motornya, untuk melampiaskan kemarahan. Hingga akhirnya terjadi kecelakaan, dia tertabrak oleh truk yang mengangkut sejumlah batu kapur. Orang-orang disana langsung membawanya ke rumah sakit.
          “Key, kamu belum jawab pertanyaan aku”kata angga “Engga ga, aku ga pernah nyesel suka sama dia aku sayang sama dia, aku sangat menyukainya, dia yang setia bersamaku, dia yang memelukku disaat aku menghadapi masalah, dia yang membelikanku banyak ice cream disaat aku sedang menangis, cuman dia satu-satunya yang ada dihatiku, maaf angga.”
          “Key.. keyren, andrio, ka andrio kecelakaan dia ada dirumah sakit.”teriak saya. Kitapun langsung pergi kerumah sakit tersebut. Sesampainnya kita hanya bisa menunggu sampai dokter keluar dari ruangan UGD. Dan keyren, dia hanya bisa menangis, dan menyesal.
          “Dok.. dokter gimana keadaan pacar saya?”Tanya keyren, pertanyaan itu membuat angga terkejut. “Oh jadi kamu pacarnya, dia mengalami koma, koma ini disebabkan karena dia kecelakaan itu dan ternyata kami menemukan bahwa dia, dia mengalami gagal ginjal, itu penyebab utamannya, kami membutuhkan ginjal yang pas dengannya.”kata dokter dan langsung pergi. Mendengarnya membuat keyren menangis dan dia langsung masuk kedalam ruangan tersebut sambil memeluk andrio yang terbaring di tempat tidur.
          Setiap hari, keyren selalu mengunjungi, karena dia percaya, disaat dia bangun nanti, keyrenlah orang yang pertama yang dilihat andrio. Sesekali keyren bercerita saat mereka bahagia, bahkan keyren selalu berkata “I love you” ditelinga andrio.
          Setiap hari dia melakukan itu, hingga suatu hari dokter mengahmpirinya “Keyren, ini semua akan percuma, jika dia tidak mendapatkan ginjal, dia akan difonis mati, karena dia gak akan bisa bertahan” “Tapi dok” “Maaf, tapi ginjal itu sangat sulit untuk didapat”.
          Tanpa henti keyren mendoakan andrio, tanpa henti juga dia mengucapkan “I love you”di telinga andrio. “Aku sangat, sangat menyayangimu andrio, jika kamu sadar nanti, jangan pernah kamu meluapakanku, karena ku tak pernah menyesal mencintaimu”kata keyren sambil memeluk dan mencium hening andrio.
                  
                                                          ***                 
          Tiga minggu kemudian
          “ka.. ka andrio,, semuannya ka andrio sudah sadar”triak saya. Semuanya terbangun dan langsung lari kekasur andrio. Mereka semua merasa bahagia, mereka tertawa, hingga keesokannya andrio keluar dari rumah sakit.
          “Windy, kamu tahu dimana keyren?aku belum melihatnya, aku kangen dengannya”Tanya andrio “Hemm, dia,, dia.. ada di suatu tempat menunggu kaka, apa kaka mau ikut?” “Ya tentu, aku ingin bertemu dengannya.” Saya, angga dan ka andriopun langsung pergi ke tempat tersebut.

                                                          ***
          “Kuburan?”Tanya andrio “Maksudnya dimana keyren?”Tanya andrio. Saat itu saya tak kuat untuk bicara, saya hanya bisa terdiam sambil menahan air mata. “Dia disini”kata angga “Ini makam siapa?”Tanya andrio “Ini makam keyren” “Kamu bohong, gak mungkin dia meninggal, dia janji akan nunggu aku”nangis andrio. “Ini ada surat yang ditulis oleh keyren, sebelum hari kematiannya.
          “I love you, itu kata yang slalu aku ucapkan sambil berharap kamu bangun dan bilang you love me too, menunggumu hanya itu yang ku lakukan setiap hari, aku percaya suatu saat nanti kamu akan bangung dari tidur panjangmu, mengelusmu itu yang kulakukan, hingga akhirnya dokter berkata kepada ku, kamu akan mati jika kamu tidak dapat ginjal. Aku tidak bisa hidup tanpamu andrio, hidup tanpamu sama saja kamu mebunuhku pelan-pelan, akupun memutuskan untuk mendonorkan ke dua ginjalku, aku sayang sama kamu, please jaga ginjal ini, jangan pernah kamu sia-siakan pengorbananku, trimakasih atas semuannya drio, aku tidak pernah menyesal pernah mencintaimu, karena aku sangat sayang sama kau, I love you”itulah isi surat tersebut.
          “Jadi, selama ini, selama ini, I love you yang selalu kudengar itu adalah suaranya, tapi kenapa? Kenapa kalian ngijinin keyren melakukan ini, aku ga bisa terima, kenapa dia rela mati untuk ku?” “Inilah yang dimaksud dengan kata I love you, hanya orang yang benar-benar memiliki ketulusan yang luar biasa yang dapat mengatakan I love you, inilah cinta sejati, relakan dia pergi, aku yakin dia sedang senyum disana, jangan pernah tangisi dia”kataku
         
                                                          ***
          Tiga tahun kemudian
          Semua berjalan normal kembali, kami bertiga masuk di satu universitas, ka andrio jurusan kedokteran, aku dan angga jurusan sastra prancis. Sampai sekarang belum ada cewe satupun yang bisa menggantikan keyren dihati ka andrio.


Cinta sejati itu, cinta yang tidak pernah memandang warna kulit, kaya atau miskinya seseorang, agama, tampan atau jelekanya seseorang, tetapi cinta sejati itu adalah cinta yang hanya memandang ketulusan.
Jika ada seseorang yang mencintai kita dengan tulus, jagalah dia, karena cuman dia satu-satunya dari beribu-ribu orang yang paling mencintaimu dan hanya dia satu-satunya orang dari beribu-ribu orang yang dapat menerima kekuranganmu
Karena cinta sejati susah didapatkan





                       tamat

Kisah dua lebah,,


Pada hari yang cerah di sebuah taman yang ramai, yang penuh dengan banyak bunga yang indah. Datang seekor lebah bersama tiga temannya, salah satu lebah itu bernama liana, dan ke tiga temannya bernama kiko, ichut, dan alino… mereka berempat sudah bersahabat hamper setahun.
Setiap sore mereka selalu ke taman itu, dan setiap sore juga liana selalu bermain piano yang dibuat teman-temannya untuk liana. Nada yang indah dikeluarlan liana dari piano tersebut, hingga suatu hari datanglah seekor lebah laki-laki yang bernama willy bersama teman-temannya.
Dia bukan kategori lebah tampan, tetapi dia masuk kategori lebah yang baik dan lebah yang panjang.
Mendengar suara piano itu, salah satu teman dari Willy mengahampiri sumber suara piano trsebut, dengan syaap yang kecil mereka terbang kearah piano tersebut.
“Hai”kata atino salah satu lebah teman Willy, “Hemm,hai”bingung Liana. “Maaf ya kalau teman aku sudah buat kamu bingung”karta Willy sambil menarik Atino pergi. Merekapun langsung pergi meninggalkan Liana.
“Maaf kita terlambat, tadi kita melihat bungan yang indah, jadi kita terhenti sebentar, apa ada yang mengganggumu?”Tanya Alino “Hemm.. tidak”katanya singkat sambil melihat kea rah Willy. “Ayo-ayo dia siapa, dari tadi kamu melihat kerahnya terus?”kata kiko sambil meliriknya “Aduh Liana, jangan bilang dia lebah cowo yang kamu suka, jangan dia deh, dia ga keren dan tidak terkenal juga, sedangkan kamu, kamu cewe lebah berbakat.”kata ichut sambil memegan pundak liana.
“Ssst, ga boleh gitu, selama cowo itu dapat membuat liana seneng why not?”bela alino “Iss,, kalian ini kenapa si? Siapa coba yang suka sama dia”kesel liana. Mereka pun langsung bermain kembali.

                                                            ***
Keesokan harinya di jam yang sama.
“Auh”teriak kesakitan Liana. Liana tidak sengaja terkena kayu kecil tajam yang sedang dimainin anak-anak manusia. Lianapun langsung jatuh tidak kuat untuk terbang kembali. Mendengar ada yang teriak Willypun langsung datang menghampiri sumber teriakan tersebut.
“Kamu?”terkejut Willy. Lianapun hanya bisa berbaring. Willypun langsng menganggkat liana dan langsung pergi ke salah satu pohon yang besar yang ada di taman tersebut. Isi pohon itu adalah rumah sakit para lebah, dengan banyak dokter dan suster lebah.
“Dokter lebah, tolong teman saya, sayapnya robek dan dia tidak bisa terbanag”khawatir Willy, “Baiklah saya akan mengobatinya, tapi ini sangat sakit”kata sang dokter lebah. Lianapun langsung memberikan sayapnya kepada dokter. “Saya mau kamu liana menatap mata pria ini, supaya pikran kamu teralih dan kamu tidak akan merasakan sakitnya”Saran dokter lebah.
Dengan gugup liana menatap mata Willy, dan dengan gugup juga Willi menantap mata liana sambil memegang tangannya. tatapan yang sangat tajam dan menganut banyak arti, mereka seakan-akan sedang berbicara.
“Okeh, sudah selesai, tapi dia tidak bisa terbang sendirian”kata dokter lebah “Baik dok”. Merekapun langsung pergi, dan Willy menggandeng sebelah sayap liana.
“Biar aku antar kamu pulang”ajak Willy “Hemm, tidak usah, aku dapat pulang sendiri.”tolak liana “Apa kamu tidak mendengar kata dokter lebah tadi?”tanyanya
“Sudah kamu jangan bandel” merekapun langsung pulang .
sesampainnya di rumah liana, lianapun langsung masuk tanpa berkata apapun.

***
            “Ya ampun, apa yang ada di dalam pikiran ku, kenapa aku langsung masuk kerumah, kenapa aku tidak bilang terimakasih kepadanya, padahal dia sudah baik sama aku, tanpa dia mungkin aku sudah mati, aku menyesal, aku akan bilnag terimakasih dengannya.”katanya sambil mengehelus sayapnya.
                                                           
                                                                        ***
            “Liana… liana..”triak alino, “Ayolah cepat, ini hari pertama kita sekolah di SMA, jangan telat”triak Ichut “Gimana kalau kita masuk aja”ajak Kiko. Merekapun langsung masuk kedalam rumah Liana.
            “Liana kamu sekolah tidak, kok kamu tidak make seragam?”Tanya Ichut “Loh ada apa dengan sayapmu?”Tanya Alino “Ahh? Aku sekolah kok, aku sudah mandi tadi, aku siap-siap dulu ya.”kata Liana dan langsung masuk kedalam kamarnya.
            Setelah Liana ganti baju seragam merekapun langsung pergi kesekolah, nama sekolah mereka adalah Sekolah Internasional Lebah, dimana hanya lebah-lebah pintar yang dapat bersekolah disini.
            “Anak-anak, sekarang kita kedatang murid baru, pindahan dari sekolah Madu Lebah, sekarang kita panggil aja mereka ya.” “Liana, Ichut, Alino dan Kiko, silahkan masuk.”kata Bu Sencen lebah. Mereka berempatpun langsung masuk ke kelas yang sangat besar itu.
            “Silahkan perkenalkan nama kalian” “Hemm, kami adalah Cun’lay itu nama sahabat kami, kami terdiri dari Liana, saya Ichut, Kiko dan Alino, rumah kami di jalan taman bungan tak jauh dari sekolah ini, rumah kami bersebarangan, trimakasih.”Kata Ichut.
            “Wow.. oke sekarang kalian bisa duduk disana.”kata bu Sencen “Trimakasih bu”kompak Cun’lay. “Wah,, kompak sekali yah, yaudah, mari kita lanjutkan pelajaran kita”. Bel istirahatpun berbunyi.
            “Ayo jajan, pasti ada banyak madu segar disini”ajak Alino dan Ichut. Merekapun langsung terbang ke kantin sekolah ini, kantin yang sangat bersih dan besar, semuannya tertip.
            “Emm, maaf”kata Ndreas salah satu lebah laki-laki tertampan disekolah ini. Ichut hanya bisa terdiam sambil menatap wajah Ndreas. “Hai, maaf yah”ulang Ndreas. “Duh maaf ya, temen saya mang gini kalo dah ketemu lebah tampan. Hahaha”kata Alino, “Oh, hahaa, tidak apa-apa, heem kalian murid baru ya? Saya Ndreas”kenalan Ndreas “Hem, saya Ihut”katanya langsung sadar dan memegang tangan Ndreas. “Oh oke,, udah sadar ya,, hahha, heemm aku pergi dlu yah”katanya dan langsung meninggalkan mereka.
            “aku ketoilet dulu ya, kata Liana. Lianapu langsung pergi meninggalkan kiko. “Omg? Dia, dia bersekolah disini, astaga, aku gak boleh disini, aku harus pergi, dia tidak boleh melihat aku disini, aku harus bersembunyi”katanya dan langsung pergi. Mengingat dia belum bisa terbang dengan cepat, diapun langsung terjatuh.
            “Loh, kamu? Kamu kan pemain piano itu”kata Atino “Teman-teman liat, memang aku jodoh sama dia,, hahaha”panggil teman-temannya. Teman-temannyapun langsung mengahmpiri Atino yang berada dekat dengan Liana. Melihat Liana membuat Willy yang tak banyak bicara itu terkejut. “Kamu, kamu sekoah disini juga?”Tanya Atino, “Hem, iya aku murid baru disini” “Wah berati kamu ade kelas aku dong”kata Atino. Meskipun yang lagi berbincang-bincang adalah Liana dan Atino, tapi tetap saja pandangan Liana tak lepas dari wajah Willy.
            “Aku kekantin duluan ya. Kamu mau ikut ga tino?”kata Willy ke Atino. “Hem aku ke kantin dulu ya, kamu mau ikut ga? Biar aku Bantu terbang.”mintanya “Tidak usah”tolah Liana. Merekapun langsung pergi meninggalkan liana.
            “Aduh aku lebah yang bego yah, kenapa tadi aku tidak bilang makasih dengannya, lagi dan lagi aku menyesal”kata liana dalam hati.
            Tepat jam dua siang, dimana para lebah remaja pulang dari aktifitas sekolah mereka.
            ****
            Tepat jam tiga dimana cun’laypun selalu ngumpul di taman, seperti biasa Liana memainkan pianonya, Ichut yang ketemuan dengan ndreas, kiki yang lagi pdkt dengan lebah tampan di taman, dan Alino yang selalu membaca dan belajar dengan giat.
            “Kamu mau kemana?”Tanya Alino, “Aku mau kesana bentar”kata liana dan langsung terbang ke arah selatan.
            “Itu kan Willy,”kata Liana, “Aduh ngapain sih aku disini, hemm, dia keredn juga, jadi dia selalu membaca disini, seandainya aku bisa lebih dekat dengannya, tapi dai sangat cuek”katanya berbisik.
            Malu untuk menghampirinya membuta liana selalu berada dibelakang pohong dan memandang Willy dari kejauhan, takpernah liana melepas pandangannya. “Apa ini yang namanya cinta, aku gak pernah merasakan cinta, aku ga tau arti dari menyayangi”katanya sambil melihat sayapnya.
           
                                                                                    ***

            Setiap sore, tepat jam tiga, Liana selalu stay di balik pohon tersebut, dia tak punya keberanian untuk mengahampiri Willy dan bilang makasih kepadanya, dia hanya bisa menunggu, menunggu dan menunggu.
            Teman-temannya Lianapun ikut sedih, karena temenya hanya bisa memendam rasa cintanya, hingga akhirnya mereka berkerjasama untuk mendekatkan Liana dengan Willy.
           
                                                                                    ***

            “Hai ka willy”sapa Alino, “Aku boleh nanya sedikit gak sama kaka?”Tanya Ichut “Boleh”jawab Willy dengan singkat “Aku hanya mau nanya sama kaka, apa kaka punya rasa lebih dengan Liana?”tanyanya “Tidak”jawabnya singkat, “Kenapa kaka begitu cuek, apa kaka tidak tau, kalau setiap sore liana selalu memperhatikan kaka di taman, apa kaka gak tau, kalau Liana punya perasaan yang lebih dengan kaka?tanya kiko dengan nada yang keras. “Engga”jawabnya singkat lagi.
            Mendengar kata-kata dari Willy, membuat cun’lay sangat membencinya. Dan merekapun langsung pergi meninggalkan Willy.

                                                                                    ***
            Keesokan harinya, pas jam istirahat
            “Ka Willy, kaka sedang apa disini?”Tanya liana dengan wajah yang sangat terkejut, “Aku mau melihat kamu bermain piano, jadi aku tunggu kamu di taman sore ini di jam biasa”jawabnya dan langsung pergi. Detik demi detik berjalan, liana sangat terkejut, dia takut, rasa cintanya terlihat oleh Willy, dia mempersiapkan dirinya dengan baik, dia latihan bilang kata “trimakasih”. Hingga akhirnya di jam tiga tepat ditaman.
            “Ka Willy, kamu datang juga”senyum Liana “Kamu bisa main sekarang”katanya singkat. Lianapun langsung memainkan sebuah lagu yang sangat indah, dia mengeluarkan nada-nada yang indah. Willypun tak lepas memandang liana, seketika willy tersenyum, membuat liana semakin gerogi, hingga akhirnya mereka bermain piano bersama, setelah bermain piano, mereka pergi mencari madu bersama, mereka terbang bersama, tetapi tetap saja, liana tak mampu berkata trimakasih kepada willy. Tepat jam tujuh malam, liana pulang kerumahnya, lagi dan lagi dia menyesal tidak mengucapkan trimakasih. Mereka saling suka, trepi mereka malu untuk mengucapkannya.
           
                                                                                    ***

            Keesokan harinya, liana pergi sekolah tetapi, tidak adalagi willy disana, “Mungkin dia sakit”kata liana kepada teman-temannya. Dua hari hingga hamper seminggu liana tidak bertemu dengan willy, itu membuatnya sedih, dan kecewa, dai slalu menunggu di taman, di tempat biasa willy membaca.
            “Liana, apa kamu ingin bertemu dewngan Willy?”Tanya Alino, liana hanya teridam, dia takut kalau rasa sayangnya terlihat oleh teman-temannya. “Sudah kamu jangan malu, mari ikut aku,”ajak Alino dan Ichut. Merekapun langsung terbang kepohon yang besar letaknya agak jauh dari taman mereka.
            “Willy disana, cepat kamu kesana”kata Kiki sambilo memeluk Liana, dengan ragu tapi pasti liana terbang ke arah Willy.
            “Kak willy?”panggilnya lemas “Kamu kenapa kesini?”jawabnya “Aku hanya bingung kenapa kaka, tidak pernah muncul lagi disekolah dan di taman?”tanyanya khawatir, “Inilah keputusanku, aku akan pergi ke sekolah yang lebih tinggi, dan letaknya jauh dari sini, pergilah dan jangan pernah mencintaiku lagi, aku tau apa yang kamu rasakan, dan aku juga punya perasaan yang sama seperti kamu, tapi, kumohon pergilah.”minta Willy. Mendengar kata-kata itu, lianapun tak bisa menahan lagi, dai langsung mendekat dengan Willy dan langsung memeluknya.
            “Jangan pernah suruh aku ntuk pergi kak, karena aku gak mau.”jawabnya singkat. “Aku mau bilang ke kaka, trimakasih ka, dah nolong aku, trimakasih atas semuannya, aku lebah beruntung jika aku bisa memiliki kaka”katanya dengan tangan yang dingin.
            Mendengar pernyataan itu, membuat Willy membatalkan keinginan orang tuannya, sekarang merekapun bersama, mereka bermain piano bersama, mereka kekantin bersama. Dimulai dari sama-sama malu untuk menyatakan perasaan.
            Jangan pernah malu untuk mengatakan dan jangan pernah malu untuk menyatakan, krena jika kita terlalu malu, dia akan pergi dan terlepas dari genggaman kita.


                           Tamat

True love


Hak kita untuk mencintai seseorang, hak kita juga untuk dicintai seseorang. Hal menyakitkan di hidupku adalah saat aku mulai merasakan cinta. Karena disaat aku merasakan cinta yang kutakutkan adalah ketika orang itu pergi meninggalkanku, karena disetiap ada pertemuan disitu juga ada perpisahan. Inilah yang menyebabkanku tidak pernah mau merasakan cinta lagi.
Oh ya, nama ku adalah Cherin. Semenjak aku masuk SMA, aku hanya sibuk dengan belajar dan ingin mendapatkan beasiswa, tak pernah terpikir olehku untuk mencoba berapacaran, hingga teman-teman ku berkata kalau aku cewe yang aneh atau cewe yang gak laku.
Inilah kisahku…
“Kamu mau kemana,” Tanya Siska, “Hemm, aku mau ke lab, kamu gak ikut, kitakan harus latihan,” kataku. “Ya,, ampun, aku lupa, yaudah yu”.
Cher, kamu takut ga, kalau suatu saat nanti, ada seseorang yang bisa ngalahin kamu” “Engga, oleh sebab itu, aku selalu berjuan, supaya ga ada seorangpun yang dapat mengalahkanku” “Dasar, semoga aja benar,, hahaha”.
“Cherin, Siska, sedikit lagi kita akan mengadakan lomba dalam bentuk penelitian, dengan begitu kalian harus latihan dengan giat, dan bapak telah memasukan salah satu anggota, dia memang pintar dalam bentuk menghitung, tapi dia kurang dalam berbicara atau persentasi, jadi bapak butuh bantuan kalian oke.” “Sip, pak, tapi orangnya yang mana, apa dia murid baru disekolah ini?”Tanya Siska “Dia bukan murid baru, cuman dia baru gabung di komunitas ini” “Edrren, silahkan masuk”panggil bapak.
“Edrren, aku gak nyangka, kamu masuk komunitas ini, bukannya kamu dulu bilang, kalo ini sangat membosankan?”Tanya Siska “Itu dulu, tapi sekarang aku mau mencobanya, hahah” “Waw, assik, ada cowo disini, jadi aku gak bosen-bosen banget, hahahaa”
“Hemm, Sis, dia siapa sih, kok aku ga pernah melihatnya?”bisik aku “Aduh, dia Edrren, anak kelas 11 ipa 3” “Kok, aku ga pernah melihatnya ya?” “Yaiyalah, kamu itu sibuk dengan cita-cita kamu sebagai peneliti”.
“Hai, kamu Cherin kan, aku selalu denger kamu, dari temen-temenku”sapa Edrren “Oh, selamet ya, karena biasanya, orang-orang susah untuk bisa masuk kedalam komunitas ini, jadi kalau kamu udah ga kuat, aku akan dengan senang hati mengantarkan kamu, kepintu keluar”kataku dan langsung pergi untuk berlatih. “Adapa denganya? Apa dia memang jutek”Tanya Edrren “Engga sebenarnya dia baik, hanya saja, dia memang jutek kalau sama cowo” “Hahaaha, bisa gitu”, merekapun menertawakanku. “Apapun yang mereka katakan, aku ga  peduli, yang penting aku bisa jadi peneliti, dan aku harus mengikuti perlombaannya”
“Oh ya, anak-anak, bapa lupa ngasih tau kekalian, bapa hanya akan mengambil dua anak, untuk peneliti, dan satu anak hanya untuk cadangan”jelas pak guru “Jadi, hanya ada dua anak pa? kalau gitu aku akan berusaha untuk ikut.”kata Edrren “Bapa suka dengan semangatmu Drren” “Makasih pak”
Waktu demi waktu berlalu, yang kulakukan hanya berlatih, berlatih dan berlatih, bahkan aku sampai pulang jam 9 malam, sama halnya dengan Edrren dan Siska, mereka juga minat dalam meneliti, jadinya sainganku semakin banyak, tapi aku gak boleh kalah, aku harus jadi pemenang.
“Cherin, kamu gak pulang?”Tanya Siska “Sedikit lagi, aku lagi beresin alat-alatnya” “Yaudah, aku tungguin”.
Setelah itu kami langsung turun ke lantai dasar. “Aku udah dijemput, aku duluan ya”kata Siska. “Dah, hati-hati ya”kataku dan langsung pulang.
“Tunggu, kamu naik apa?”Tanya Edrren “Naik apa aja itu bukan urusan kamu,”Bentak saya “Aku bawa mobil, sebaiknya kamu ikut aku, dari pada kamu jalan sendiri, udah malem”ajak Edreen “Engga, makasih”Bentak saya dan langsung jalan “Yaudah tapi kalau kamu kenapa-napa jangan salahin aku, lagian, kalau kamu kena bahaya, aku sama Siska bisa jadi peneliti, asik, hati-hati ya”ledek Edrren, mendengar kata-kata itu, aku langsung menghentikan langkahku, dan menatap jalanan yang sangat sepi dan gelap. “Oke, tapi langsung bawa aku pulang” “Nah gitu dong, senyum dikit dong, hahha” “Isss, nyebelin dasar”kataku dan langsung pergi masuk kedalam rumah.

                                                ***
          “Pagi semua”sapa Edreen “Hai, Edreen, kayaknya sekarang seneng banget, kenapa?”Tanya Siska “Hah, enggak, kemarin aku baru aja mengantar cewe yang paling galak pulang kerumahnya, hahahaha”jawab Edreen dan langsung menhampiriku. “Kemarin bisa tidurkan?”ledek Edreen dan langsung mencubit pipiku. “Jadi kemarin, kamu di antar pulang sama Edreen, tapi kenapa kamu mau pulang sama dia, biasanya kamu gak mau pulang bareng siapapun termaksud aku sahabatmu, tapi kenapa kamu mau pulang sama dia?”Tanya Siska.
Akupun tak bisa menjawab pertanyaannya, tetapi yang ku tau, tatapan mata Siska adalah tatapan mata orang yang sangat cemburu. “Apa kamu suka sama Edreen?”Tanyaku pelan “Kalau iya kenapa, aku sayang sama dia, oleh sebab itu, kalau kamu mau kita tetap jadi sahabat, please, jauhin Edreen”jawabnya dan langsung menghampiri Edreen. “Huh untung aku ga suka sama Edreen, jadi aku gak akan nyakitin perasaan sahabat aku sendiri”kataku dalam hati sambil meminum segelas air. “Cherin, jangan diminum”terika Edreen dan langsung mengambil gelas dari tanganku dan membuangnya. “Kamu, belum minum itu kan?”Tanya Edreen “Belum ko, emang kenapa?”Tanyaku balik “Iss, katanya peneliti, tapi itu doang gak tau, itu cairan beracun” “Ya ampun, makasih ya” “Yaudah, tapi lainkali, hati-hati ya”kata Edreen dan langsung mengelap tanganku yang terkena cairan tersebut.
          “Siska, kamu ngapain disini sendirian?”Tanya Edreen “Engga, kamu ngapain, apa peduli kamu denganku, kalau aku yang meminum cairan itu, apa kamu akan teriak seperti itu, apa kamu akan mengelap tanganku yang basah, apa kamu, akan khawatir?”Tanya Siska “Waw, itu adalah pertanyaan yang sangat banyak, hahaha”ledek Edreen “Please jawab, aku serius, apa kamu suka sama Cherin?” “Apa itu harus dijawab?” “Tentu, kamu harus jawab, apa kamu tau, kalau aku, aku cemburu melihuat kamu dengannya, aku gak suka, aku sayang sama kamu dari kita smp, apa kamu lupa?”teriak Siska sambil menahan air matanya jatuh “Kamu serius? Apa kamu ga bercanda dengan perkataanmu?” “Please, kamu jawab saja pertanyaanku”mohon Siska “Engga, aku, aku ga suka sama Cherin, aku hanya ingin menjadi temannya saja, hanya itu, jangan nangis lagi ya”jawab Edreen dan langsung memeluk Siska.
          Itulah perbincangan yang kudengar, seharusnya aku senang karena Edreen gak suka sama aku, tapi aku gak tau, inilah yang kurasakan, hanya diam yang bisa kulakukan, semenjak mendengar kata-kata itu, aku jadi murung lagi, lagi dan lagi aku merasakan sakitnya rasa cinta, aku melakukan semuannya sendiri, aku menjauh dari Edreen dan Siska.
          “Cherin, mau sampai kapan kamu meneliti zat itu?”teriak Edreen “Siska apa kamu tau, ada apa dengan Cherin kenapa dia jadi cuek gitu?”Tanya Edreen “Entah”Jawabnya singkat dan memeluk Edreen.
                                               
                                                ***
          Tepat jam 9 malam, kami pulang kerumah kami masing-masing.
          “Hallo ma, aku ga usah dijemput, aku mau bareng pacar baru aku, oke, bye mama”kata Siska via telpon.
          “Pacar, jadi mereka udah pacaran, aku harus kuat, karena bagaimanapun dia adalah sahabatku, dan aku gak boleh cemburu sama sahabat sendiri”kataku dalam hati. “Siska, kamu kenapa sih ga pulang sama mama kamu aja?” “Buat apa, selama aku masih punya kamu?” “Tapi bagaimana dengan Cherin, sekarang udah malam, dia pulang sama siapa?”khawatir Edreen “Kamu bisa pulang sendirikan?”kata Siska “Hah, tentu, aku bisa ko”jawabku “Tapi sekarang udah malam, kamu bareng sama aku aja, Siska bisa dijemput.” “Loh, enak aja, aku bareng kamu Edreen, aku ga dijemput” “Udah tenang aja, aku bisa jalan”kataku, dan langsung pergi.
          Dalam perjalanan, Siska dan Edreenpun menyusulku dengan mobil merah Edreen, dan Siska membuka kacanya sambil mengucapkan selamat tinggal. Siska sangat bahagia, dia tersenyum dan tertawa, aku berharap dia bisa seperti ini terus.
          “Oke, setelah bapak liat hasil kerja kalian, bapak memutuskan yang ikut lomba penelitian adalah Adreen dan Siska”tegas bapak, yang kulihat Siska sangat bahagia, dia tertawa sampai memeluk Adreen.
          “Tapi pak, bagaimana dengan saya? Saya selalu berlatih, saya berharap bisa mengikuti lomba ini”kecewa saya “Maafkan bapak, tapi ini keputusan yayasan, yayasan yang memerintah bapak, tapi kamu bisa menjadi cadangan”. Keputusan itu membuatku down, dan aku memutuskan untuk pulang kerumah, dan beristirahat.
         
                                                ***

          “Cherin,,, Cherin,,” “Iya ada apa?” “Cherinnya ada mbak?” “Ada silahkan masuk, kamu tunggu disini ya, biar saya panggilkan”
          Beberapa saat menunggu.
          “Edrren.. kamu sedang apa disini?” “Berkunjung, ga boleh?”Tanya Edreen “Kalau kamu datang kesini hanya untuk meledekku sebaiknya kamu pulang aja”usir saya “Iss, pede banget sih, aku cuman mau berkunjung” “Tapi aku ga mau dikunjungin sama pacar sahabat saya, aku takut Siska cemburu” “Ihh, emang yang gossip cepat beredar” “Jadi kalian beneran pacaran?”Tanyaku “Emang kenapa? Kamu cemburu?” “Enak aja, ngapain aku cemburu”kataku sambil menundukan kepala “Haahahah, aku ga pacaran sama dia, karena aku gak sayang sama dia, aku cuman suka sama satu orang, tapi dia cuek banget, tapi itulah kelebihannya, aku cinta mati sama dia, dia adalah gadis yang ingin menjadi peneliti, dia adalah gadis yang selalu menundukan kepalanya jika dia sedang malu”jelas Edreen “Maksud kamu?” “Kamulah gadisnya, please jangan tolak aku, karena aku tahu kamu juga sayang sama aku, aku akan berusaha untuk mendapatkanmu” “Maaf, tapi aku gak suka sama kamu, cewe yang tepat itu bukan aku”jelasku dan langsung mengusirnya. “Itulah keputusanku, dan aku gak akan pernah menyesal”kataku dalam hati.
                                                ***
          “Hai Edreen, kamu ngapain disini?”Tanya Siska, “Ah enggak, Cherin belum datang?” “Oh, dia kayaknya telat, tumben nyariin dia, kenapa?” “Ah enggak, aku cuman mau bilang, kalau ada latihan buat lomba” “Aduh kamu lupa, diakan gak kepilih ukntuk ikut lomba” “Oh, tapi diakan juga harus latihan buat cadangan” “Oh iya, aku lupa”
          “Hai Cherin”sapa Siska sambil tertawa dengan Edreen “Hai”sapaku singkat dan langsung masuk. “Cherin,”Panggil Edreen, akupun menghentikan langkahku “Enggak, aku cuman mau bilang, aku akan tetap menunggu”teriak Edreen. Mendengarnya membuatku seneng, tapi aku juga harus memikirkan Siska.
         
                                                ***
          Tepat jam makan siang
          “Siska, kamu tidak makan?”tanyaku “Hah, enggak, aku gak lapar” “Loh, yaudah aku makan duluan ya” “Tunggu, bentar”panggil Siska
          “Kenapa?”tanyaku “Apa kita sahabat?” “Loh, kok kamu berkata seperti itu, kita sahabatlah”jawabku “Mungkin aku gak tau apa yang dimaksud dengan perkataan edreen yang berkata kalau dia akan tetap menunggu, cuman aku hanya ingin kamu tau, kalau aku sayang sama Edreen, please untuk sekali aja relakan dia untukku, aku tau kamu gak suka dengan Edreen, aku tau kamu benci sama dia, please Cherin, aku janji, aku gak akan meminta apapun lagi sama kamu, tapi tolong ini saja”jelasnya
          “Itu kalimat terpanjang yang pernah kamu keluarkan” “Aku serius Cherin” “Siska, kalau kamu sayang sama dia, kejarlah dia, samperin dia dan bilang ke dia kalau kamu sayang sama dia” “Jadi kamu gak suka sama dia?”tanyanya Akupun langsung pergi, dan tidak menjawab pertanyaanya.
          Akihirnya, Siskapun berusaha untuk dekat dengan Edreen, banyak cara dia lakuin, setiap hari dia selalu membuat Edreen tertawa, bahagia. Tapi aku, aku hanya bisa membuat Edreen marah, benci, kesel, tapi aku sengaja melakukan itu, karena aku cuman mau membuatnya bahagia bersama Siska.

                                                ***
          “Cherin..”Panggil Edreen, akupun hanya bisa terdiam “Hey, kamu kenapa? Aku udah jarang melihat kamu di lab?”tanyanya “Kamu, kenapa kamu disini? Mana Siska?”tanyaku “Aku gak tau dia dimana”jawabnya singkat “Kok kamu gitu, kapan sih kamu sadar kalau Siska suka sama kamu? Dia selalu berusaha untuk mendapatkan mu, tapi kenapa kamu malah cuek sama orang yang bisa mencintai kamu dengan tulus”bentakku.
          “Buat apa kamu berkata seperti ini, tapi kamu sendiri juga cuek sama orang yang mencintai kamu dengan tulus?”tanyanya dengan nada yang keras “Siapa? Gak ada seorangpun yang dapat mencintaiku dengan tulus, mereka semua selalu memandangku sebelah mata” “Bagaimana denganku? Asal kamu tau, aku selalu menunggumu datang padaku, tapi kamu malah cuek sama aku, kamu malah pergi dariku” “Maaf, tapi aku pikir kamu hanya bercanda kalau kamu suka sama aku” “Aku, gak pernah bercanda dalam hubungan, ini pertama kalinya aku mencintai seseorang, dan orang itu kamu, tapi kamu malah menjauh dariku”
          “Cherin, Edreen, jadi kalian?”kata Siska dan langsung menghampiri kami “Edreen, jadi kamu, kamu suka sama Cherin, tapi aku pikir selama ini kamu suka sama aku, tapi kenapa kamu gak pernah bilang ke aku”jelas Siska dengan suaranya yang pelan
          “Maaf Siska, aku hanya gak mau membuat kamu terluka”jawab Edreen “Jadi kamu, suka sama Cherin, jadi aku hanya wanita yang menunggu cinta seseorang yang juga menunggu cinta orang lain”kata Siska sambil menahan air matanya.
          “Siska maafin aku, please, aku akan mengganti semuannya”kata Edreem “Bukan itu yang ku mau, kapan kamu ngerti Edreen, kalau aku suka sama kamu, bukan uang yang ku mau, tapi cinta dan tulusmu” “Maaf”jelasku “Enggak, aku bisa terima ini semua, sekarang aku bisa ngerti arti cinta, aku gak akan membeli cinta orang lain”jelasnya dan langsung memelukku “Cherin, Edreen, jangan pernah kalian putus, tanpa ijinku” .